Komitmen Tanpa Toleransi, Lapas Narkotika Rumbai Intensifkan Razia Rutin Blok Hunian Demi Wujudkan Lapas Aman dan Kondusif
Pekanbaru – Komitmen Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas IIB Rumbai dalam menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang aman, tertib, dan bebas dari barang-barang terlarang terus dibuktikan melalui langkah nyata. Salah satu upaya yang secara konsisten dilakukan adalah menggelar razia rutin di blok hunian warga binaan sebagai bagian dari deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan dan ketertiban (kamtib).
Kegiatan razia yang kembali dilaksanakan pada pekan ini berlangsung dengan aman, tertib, dan kondusif. Seluruh rangkaian pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh oleh jajaran petugas sebagai bentuk implementasi komitmen "zero tolerance" terhadap segala bentuk pelanggaran yang berpotensi mengganggu stabilitas keamanan di dalam lapas.
Razia dipimpin langsung oleh Kepala Subseksi Pelaporan dan Tata Tertib (Kasubsi Portatib), Wan Rezwanda, dengan melibatkan jajaran staf Seksi Keamanan dan Ketertiban (Kamtib), Kepala Kesatuan Pengamanan Lembaga Pemasyarakatan (KPLP), serta petugas pengamanan yang bertugas melakukan pemeriksaan secara teliti di sejumlah kamar hunian warga binaan.
Sejak kegiatan dimulai, petugas bergerak sistematis menyisir setiap sudut kamar hunian. Pemeriksaan dilakukan terhadap barang-barang milik warga binaan guna memastikan tidak terdapat benda-benda yang dilarang maupun barang yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban di dalam lapas.
Setiap proses penggeledahan dilaksanakan sesuai dengan prosedur operasional yang berlaku. Petugas tetap mengedepankan sikap humanis, profesional, dan menghormati hak-hak warga binaan selama proses pemeriksaan berlangsung. Pendekatan persuasif tersebut mendapat respons yang baik sehingga seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar tanpa adanya hambatan berarti.
Kasubsi Portatib Wan Rezwanda mengatakan bahwa razia rutin merupakan salah satu agenda wajib yang terus dilaksanakan secara berkala. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi bagian penting dari strategi deteksi dini yang diterapkan untuk mencegah munculnya berbagai potensi gangguan keamanan di lingkungan pemasyarakatan.
Ia menegaskan bahwa pengawasan yang dilakukan secara konsisten merupakan langkah preventif yang efektif untuk menjaga situasi lapas tetap aman dan kondusif. Dengan adanya pemeriksaan rutin, setiap potensi pelanggaran dapat diketahui lebih awal sehingga dapat segera dilakukan tindakan sesuai ketentuan yang berlaku.
"Razia rutin ini merupakan bentuk komitmen kami dalam menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan Lapas Narkotika Kelas IIB Rumbai. Kegiatan ini dilaksanakan secara berkala sebagai langkah deteksi dini untuk memastikan tidak ada barang-barang terlarang yang berada di dalam blok hunian," ujar Wan Rezwanda.
Tidak hanya melakukan pemeriksaan fisik terhadap kamar hunian, petugas juga memanfaatkan kesempatan tersebut untuk memberikan pembinaan dan edukasi kepada warga binaan. Mereka diingatkan agar senantiasa mematuhi seluruh tata tertib selama menjalani masa pidana serta tidak mencoba menyimpan maupun menggunakan barang-barang yang dilarang.
Menurut Wan Rezwanda, keberhasilan menciptakan lapas yang aman tidak hanya bergantung pada ketegasan petugas, tetapi juga memerlukan kesadaran seluruh warga binaan untuk bersama-sama menjaga lingkungan yang kondusif. Oleh karena itu, pendekatan edukatif terus dilakukan agar tumbuh kesadaran bahwa disiplin dan kepatuhan terhadap aturan merupakan bagian dari proses pembinaan.
Suasana kondusif selama pelaksanaan razia menunjukkan adanya kerja sama yang baik antara petugas dan warga binaan. Pemeriksaan berlangsung tertib tanpa mengganggu aktivitas pembinaan yang telah dijadwalkan di dalam lapas.
Razia rutin sendiri menjadi salah satu instrumen penting dalam mendukung pelaksanaan program pembinaan. Lingkungan yang aman dan bebas dari gangguan keamanan akan memberikan ruang yang lebih optimal bagi warga binaan untuk mengikuti berbagai program pembinaan kepribadian maupun pembinaan kemandirian.
Selama ini, Lapas Narkotika Kelas IIB Rumbai terus berupaya meningkatkan kualitas pengamanan melalui berbagai langkah strategis. Selain razia rutin, penguatan fungsi pengawasan, peningkatan kewaspadaan petugas, serta koordinasi antarbidang terus dilakukan agar sistem keamanan berjalan maksimal.
Langkah tersebut juga sejalan dengan arahan Direktorat Jenderal Pemasyarakatan yang menekankan pentingnya deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan sebagai salah satu kunci keberhasilan penyelenggaraan sistem pemasyarakatan. Pencegahan dinilai jauh lebih efektif dibandingkan penindakan setelah terjadi pelanggaran.
Melalui kegiatan razia yang dilakukan secara konsisten dan berkesinambungan, Lapas Narkotika Rumbai berharap dapat meminimalkan berbagai potensi risiko yang dapat mengganggu stabilitas keamanan. Dengan demikian, seluruh proses pembinaan terhadap warga binaan dapat berlangsung secara optimal sesuai tujuan pemasyarakatan.
Komitmen tersebut sekaligus menjadi wujud nyata keseriusan jajaran Lapas Narkotika Kelas IIB Rumbai dalam mendukung reformasi pemasyarakatan yang mengedepankan profesionalisme, integritas, dan pelayanan yang berkualitas. Setiap petugas dituntut untuk terus meningkatkan kewaspadaan sekaligus memberikan pelayanan yang humanis kepada warga binaan.
Di sisi lain, warga binaan juga diharapkan mampu memanfaatkan masa pembinaan dengan sebaik-baiknya. Kepatuhan terhadap aturan menjadi modal penting dalam membentuk sikap disiplin, tanggung jawab, dan kesiapan untuk kembali berbaur dengan masyarakat setelah menyelesaikan masa pidana.
Melalui semangat "Komitmen Tanpa Toleransi", Lapas Narkotika Kelas IIB Rumbai terus menegaskan tekadnya untuk menjaga integritas lembaga dengan menciptakan lingkungan yang aman, tertib, bersih dari barang-barang terlarang, serta kondusif bagi berlangsungnya seluruh program pembinaan. Dengan pengawasan yang konsisten, sinergi antarpetugas, serta dukungan seluruh warga binaan, Lapas Narkotika Rumbai optimistis dapat terus menghadirkan sistem pemasyarakatan yang semakin profesional, aman, dan berorientasi pada keberhasilan pembinaan.(*02/cinta)








Tulis Komentar