Bupati Siak Tekankan Kekompakan dan Apresiasi Kafilah, Persiapan Menuju MTQ Riau 2026 Dimatangkan
SIAK – Pemerintah Kabupaten Siak terus mematangkan seluruh persiapan menjelang keikutsertaan pada Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) XLIV Tingkat Provinsi Riau Tahun 2026 yang akan berlangsung di Kabupaten Kuantan Singingi pada 26 Juni hingga 4 Juli 2026. Tidak hanya fokus pada kesiapan teknis perlombaan, Pemkab Siak juga memberikan perhatian khusus terhadap pembinaan, kesejahteraan, serta semangat para kafilah yang akan membawa nama daerah di ajang bergengsi tersebut.
Komitmen itu ditegaskan dalam rapat koordinasi dan ekspose persiapan final yang dipimpin Bupati Siak Afni Z bersama Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur'an (LPTQ) Kabupaten Siak, organisasi perangkat daerah (OPD), serta panitia terkait di Zamrud Room, Komplek Rumah Rakyat, Jumat (19/6/2026).
Dalam arahannya, Bupati Afni menekankan bahwa keberhasilan sebuah daerah dalam mengikuti MTQ tidak hanya ditentukan oleh jumlah prestasi yang diraih, tetapi juga oleh kekompakan seluruh unsur yang terlibat dalam mendukung syiar Al-Qur'an.
Menurutnya, MTQ merupakan momentum penting untuk menunjukkan keseriusan daerah dalam membina generasi Qurani sekaligus memperkuat nilai-nilai keagamaan di tengah masyarakat.
“Keberhasilan bukan hanya soal juara, tetapi bagaimana kita menunjukkan kebersamaan, kekompakan, dan komitmen dalam mendukung syiar Al-Qur'an. Seluruh elemen harus bergerak bersama membawa nama baik Kabupaten Siak,” ujar Afni.
Ia juga memberikan apresiasi kepada LPTQ Kabupaten Siak, para pelatih, official, dan seluruh pihak yang selama ini bekerja keras mempersiapkan para peserta. Bupati menilai pembinaan yang dilakukan selama ini merupakan investasi jangka panjang dalam membangun sumber daya manusia yang berkarakter dan berakhlak Qurani.
“Kita ingin memberikan penghormatan yang layak kepada mereka yang mengabdikan diri untuk Al-Qur'an. Keterbatasan anggaran tidak boleh mematikan kreativitas dan semangat untuk terus memberikan yang terbaik,” katanya.
Dalam kesempatan tersebut, perhatian khusus juga diberikan terhadap bonus bagi peserta MTQ yang telah mengharumkan nama Kabupaten Siak pada ajang sebelumnya. Bupati meminta Bagian Kesejahteraan Rakyat bersama perangkat daerah terkait segera melakukan pendataan dan mencari solusi terhadap bonus yang belum terealisasi.
Menurut Afni, penghargaan kepada para peserta berprestasi merupakan bentuk tanggung jawab pemerintah daerah sekaligus motivasi bagi generasi muda untuk terus mengembangkan kemampuan di bidang Al-Qur'an.
“Komitmen yang telah diberikan harus diupayakan penyelesaiannya. Jangan sampai semangat para kafilah berkurang karena hak-hak mereka belum terselesaikan. Kita akan mencari berbagai alternatif yang memungkinkan sesuai ketentuan yang berlaku,” tegasnya.
Ia menyebutkan beberapa opsi yang dapat dikaji, mulai dari penganggaran melalui perubahan APBD hingga pemanfaatan program tanggung jawab sosial perusahaan atau Corporate Social Responsibility (CSR) dalam bentuk apresiasi yang sesuai aturan.
Sementara itu, dari sisi kesiapan kafilah, Kabupaten Siak akan memberangkatkan sebanyak 70 peserta, termasuk dua peserta cadangan. Mereka akan didampingi oleh 15 pelatih dan 13 official yang selama ini intensif melakukan pembinaan dan pendampingan.
Selain mengikuti cabang-cabang perlombaan MTQ, Kabupaten Siak juga akan berpartisipasi aktif dalam berbagai agenda pendukung yang menjadi bagian dari kemeriahan MTQ tingkat provinsi. Pada kegiatan Pawai Ta’aruf, Siak akan mengirimkan sekitar 200 peserta. Sedangkan untuk Pawai Perahu Hias, sebanyak 25 orang akan terlibat, termasuk Bupati dan Wakil Bupati Siak bersama tim Dewan Kesenian Siak.
Keterlibatan langsung pimpinan daerah tersebut menjadi simbol dukungan penuh pemerintah terhadap perjuangan para kafilah sekaligus upaya memperkenalkan identitas budaya Melayu Siak kepada masyarakat Riau.
Untuk memastikan seluruh peserta dapat mengikuti kegiatan dengan nyaman, panitia telah menyiapkan berbagai fasilitas pendukung, mulai dari akomodasi, transportasi, hingga kebutuhan operasional selama berada di Kabupaten Kuantan Singingi.
Pemondokan bagi peserta, pelatih, official, sekretariat kafilah, petugas bazar, hingga panitia pelaksana telah dipetakan secara rinci. Seluruh lokasi yang disiapkan diharapkan mampu memberikan kenyamanan sehingga para peserta dapat fokus mengikuti perlombaan.
Di bidang transportasi, Pemerintah Kabupaten Siak telah menyiapkan tiga unit bus pariwisata dan empat unit minibus untuk mengangkut kafilah menuju Teluk Kuantan. Jadwal keberangkatan, titik kumpul, hingga pengaturan mobilisasi peserta telah disusun secara detail agar seluruh proses berjalan tertib dan tepat waktu.
Tidak hanya berfokus pada perlombaan, Kabupaten Siak juga memanfaatkan ajang MTQ sebagai sarana promosi daerah. Melalui arena bazar dan pameran, Siak akan menampilkan beragam produk unggulan, hasil karya UMKM, informasi pembangunan daerah, serta potensi wisata dan budaya yang dimiliki.
Hingga saat ini, progres pembangunan stand bazar Kabupaten Siak telah mencapai sekitar 60 persen. Stand tersebut dirancang sebagai etalase yang menggambarkan kemajuan daerah sekaligus memperkenalkan berbagai peluang investasi dan ekonomi kreatif kepada pengunjung MTQ.
Persiapan untuk Pawai Ta’aruf dan Pawai Perahu Hias juga terus dikebut. Kabupaten Siak mendapatkan nomor urut delapan untuk kedua kegiatan tersebut. Konsep yang diusung mengangkat kekayaan budaya Melayu Siak yang selama ini menjadi identitas dan kebanggaan masyarakat.
Pembangunan perahu hias yang akan ditampilkan pada pawai air tersebut saat ini juga telah mencapai sekitar 60 persen. Panitia optimistis seluruh persiapan dapat diselesaikan tepat waktu sebelum pelaksanaan MTQ dimulai.
Dalam rapat itu, Bupati Afni turut mengajak seluruh kepala OPD, camat, dan jajaran pemerintah daerah untuk hadir langsung memberikan dukungan kepada para peserta selama MTQ berlangsung. Menurutnya, kehadiran pemerintah daerah menjadi suntikan moral yang sangat penting bagi para kafilah yang sedang berjuang mengharumkan nama Kabupaten Siak.
“Kehadiran kita bukan sekadar mengikuti agenda seremonial. Ini adalah bentuk dukungan nyata dan semangat bagi para peserta yang sedang membawa nama baik daerah,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan agar seluruh kegiatan pendukung dilaksanakan dengan mengedepankan prinsip kebersamaan, kesederhanaan, efektivitas, dan efisiensi. Pengalaman penyelenggaraan MTQ pada tahun-tahun sebelumnya diharapkan menjadi bahan evaluasi agar pelaksanaan tahun ini berjalan lebih baik.
Sesuai jadwal, penerimaan resmi Kafilah Kabupaten Siak oleh panitia MTQ XLIV Tingkat Provinsi Riau akan dilaksanakan pada Kamis, 25 Juni 2026, pukul 15.00 hingga 16.00 WIB di Gedung Abdoer Rauf, Kabupaten Kuantan Singingi.
Menutup arahannya, Bupati Afni mengajak seluruh masyarakat Siak untuk turut mendoakan keberhasilan para peserta. Ia berharap seluruh ikhtiar yang telah dilakukan mampu menghasilkan prestasi terbaik dan membawa kebanggaan bagi Kabupaten Siak.
“Semoga seluruh ikhtiar yang kita lakukan mendapat ridha Allah SWT. Mudah-mudahan kafilah Kabupaten Siak dapat menampilkan kemampuan terbaiknya, mengharumkan nama daerah, serta membawa pulang prestasi yang membanggakan,” tutupnya.(*02/cinta)









Tulis Komentar