Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Satlantas Polres Rohul Salurkan Bansos dan Edukasi Keselamatan Lewat Program Polantas

ROKAN HULU – Dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke-80, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Rokan Hulu kembali menunjukkan kepeduliannya kepada masyarakat melalui kegiatan sosial bertajuk Polantas Menyapa. Kegiatan yang dilaksanakan pada Rabu (17/6/2026) di Desa Tanjung Belit, Kecamatan Rambah, Kabupaten Rokan Hulu tersebut menjadi wujud nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat, khususnya bagi warga yang membutuhkan perhatian dan dukungan.

Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 15.00 WIB itu dipimpin langsung oleh Kasat Lantas Polres Rokan Hulu, AKP Suhery Sitorus, SH., MH, bersama sejumlah personel Satlantas Polres Rokan Hulu. Dalam kesempatan tersebut, jajaran Satlantas menyalurkan bantuan sosial kepada warga yang menjadi korban kecelakaan lalu lintas sekaligus memberikan edukasi tentang pentingnya keselamatan berlalu lintas.

Program Polantas Menyapa merupakan salah satu agenda sosial yang digelar Satlantas Polres Rokan Hulu dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80. Melalui kegiatan ini, polisi lalu lintas tidak hanya hadir sebagai penegak hukum di jalan raya, tetapi juga sebagai mitra masyarakat yang peduli terhadap kondisi sosial warga.

AKP Suhery Sitorus mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk empati dan perhatian Polri kepada masyarakat yang mengalami musibah akibat kecelakaan lalu lintas. Menurutnya, korban kecelakaan tidak hanya membutuhkan bantuan materi, tetapi juga dukungan moril agar tetap semangat menjalani kehidupan.

“Melalui kegiatan Polantas Menyapa ini, kami ingin menunjukkan bahwa Polri selalu hadir untuk masyarakat. Tidak hanya dalam tugas penegakan hukum dan pengaturan lalu lintas, tetapi juga dalam kegiatan sosial yang memberikan manfaat langsung kepada warga. Kami berharap bantuan yang diberikan dapat meringankan beban masyarakat yang sedang menghadapi musibah,” ujar AKP Suhery Sitorus.

Selain menyalurkan bantuan sosial, personel Satlantas juga memanfaatkan kesempatan tersebut untuk memberikan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya keselamatan berkendara. Edukasi yang disampaikan meliputi penggunaan helm standar bagi pengendara sepeda motor, pentingnya menggunakan sabuk pengaman, mematuhi rambu-rambu lalu lintas, serta menghindari perilaku berkendara yang dapat membahayakan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya.

Menurut AKP Suhery, upaya pencegahan kecelakaan lalu lintas tidak cukup hanya dilakukan melalui penegakan hukum. Dibutuhkan kesadaran kolektif dari masyarakat untuk menjadikan keselamatan sebagai kebutuhan utama saat berkendara.

“Keselamatan berlalu lintas harus menjadi budaya bersama. Melalui edukasi yang kami berikan, kami berharap masyarakat semakin memahami pentingnya mematuhi aturan lalu lintas demi keselamatan diri sendiri, keluarga, dan pengguna jalan lainnya,” tambahnya.

Momentum Hari Bhayangkara ke-80 menjadi kesempatan bagi Polri untuk semakin mempererat hubungan dengan masyarakat. Berbagai kegiatan sosial yang menyentuh langsung kebutuhan warga terus dilakukan sebagai bagian dari upaya membangun kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian.

Kehadiran personel Satlantas di Desa Tanjung Belit mendapat sambutan hangat dari masyarakat setempat. Warga mengaku senang dan mengapresiasi perhatian yang diberikan oleh jajaran Polres Rokan Hulu, khususnya kepada korban kecelakaan lalu lintas yang membutuhkan dukungan.

Bagi masyarakat, kegiatan seperti ini memiliki nilai yang sangat positif karena menunjukkan sisi humanis Polri yang selama ini terus dikedepankan. Tidak sedikit warga yang berharap program-program sosial serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan sehingga manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat.

Selain memberikan bantuan dan edukasi, kegiatan tersebut juga menjadi sarana komunikasi antara polisi dan masyarakat. Melalui dialog yang berlangsung secara langsung, warga dapat menyampaikan berbagai masukan maupun persoalan yang dihadapi terkait kondisi lalu lintas dan keamanan lingkungan.

Pendekatan humanis yang dilakukan Satlantas Polres Rokan Hulu dinilai efektif dalam membangun kedekatan emosional dengan masyarakat. Dengan adanya komunikasi yang baik, masyarakat diharapkan semakin aktif mendukung berbagai program kepolisian, termasuk dalam menciptakan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas.

Program Polantas Menyapa juga sejalan dengan semangat transformasi Polri menuju institusi yang Presisi, yakni prediktif, responsibilitas, dan transparansi berkeadilan. Melalui kegiatan sosial seperti ini, Polri berupaya memberikan pelayanan yang lebih dekat, cepat, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

Dalam pelaksanaannya, seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan aman, tertib, dan lancar. Personel Satlantas yang terlibat menunjukkan komitmen tinggi dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Situasi yang kondusif selama kegiatan berlangsung menjadi bukti kuatnya sinergi antara kepolisian dan warga.

Dengan terselenggaranya kegiatan Polantas Menyapa ini, Polres Rokan Hulu berharap dapat terus meningkatkan kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas sekaligus memperkuat hubungan kemitraan antara Polri dan masyarakat. Semangat Hari Bhayangkara ke-80 diharapkan menjadi momentum untuk terus menghadirkan pelayanan yang humanis, profesional, dan bermanfaat bagi seluruh lapisan masyarakat.

Melalui aksi nyata yang menyentuh langsung kehidupan warga, Satlantas Polres Rokan Hulu membuktikan bahwa tugas kepolisian tidak hanya menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga menghadirkan kepedulian sosial sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan negara. Dengan semangat melayani dan mengayomi, Polri terus berupaya menjadi institusi yang semakin dipercaya dan dicintai oleh masyarakat.(*02/cinta)