Tangis Haru dan Syukur Iringi Kepulangan Jamaah Haji Rohul, Pemkab Sambut dengan Adat Tepung Tawar
ROKAN HULU – Suasana penuh haru, kebahagiaan, dan rasa syukur menyelimuti Bandara Tuanku Tambusai, Kabupaten Rokan Hulu, Selasa (16/6/2026). Ratusan keluarga tampak antusias menunggu kedatangan orang-orang tercinta yang baru saja menunaikan ibadah haji di Tanah Suci Makkah.
Setelah menempuh perjalanan panjang selama lebih dari 40 hari, jamaah haji asal Kabupaten Rokan Hulu akhirnya kembali menginjakkan kaki di kampung halaman. Kehadiran mereka disambut hangat oleh Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu melalui prosesi penyambutan yang sarat makna budaya dan keagamaan.
Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Kabupaten Rokan Hulu, Drs. H. Yusmar, M.Si, didampingi Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Rohul, Hj. Yurniziarti, secara langsung menyambut kedatangan para jamaah. Sebagai ungkapan rasa syukur atas kepulangan mereka dalam keadaan sehat dan selamat, prosesi adat Tepung Tawar turut dilaksanakan sebagai simbol doa dan keberkahan.
Momen tersebut semakin mengharukan ketika keluarga jamaah yang telah lama menanti bertemu kembali dengan sanak saudara mereka. Pelukan hangat, tangis bahagia, dan lantunan doa mengiringi kedatangan para tamu Allah yang kini menyandang gelar haji dan hajjah.
Penyambutan jamaah haji itu juga dihadiri sejumlah pejabat daerah, mulai dari kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), perwakilan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol), Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu, Dinas Sosial, Kabag Ops Polres Rohul, bagian hukum, para camat, hingga tokoh masyarakat dan keluarga penjemput.
Tahun ini, jamaah haji Kabupaten Rokan Hulu yang tergabung dalam Kloter 12 dipulangkan melalui jalur udara dari Bandara Internasional Hang Nadim Batam menuju Bandara Tuanku Tambusai menggunakan pesawat Wings Air ATR 72-600.
Untuk memastikan proses kepulangan berjalan lancar dan nyaman, jamaah dibagi dalam tiga penerbangan sesuai wilayah asal masing-masing.
Penerbangan pertama membawa sebanyak 62 jamaah yang berasal dari Kecamatan Tambusai Utara, Tandun, Kabun, dan Rokan IV Koto. Sementara penerbangan kedua mengangkut 60 jamaah dari Kecamatan Pagaran Tapah, Ujung Batu, dan Rambah Hilir.
Sedangkan penerbangan ketiga membawa 59 jamaah yang berasal dari Kecamatan Bangun Purba, Rambah Samo, serta sebagian jamaah dari Kecamatan Rambah Hilir.
Setibanya di Bandara Tuanku Tambusai, seluruh jamaah langsung diarahkan menuju armada transportasi yang telah disiapkan pemerintah daerah untuk mengantarkan mereka ke kecamatan maupun kediaman masing-masing.
Dalam sambutannya, Pj Sekda Rohul, Yusmar, menyampaikan rasa syukur atas kembalinya seluruh jamaah haji ke tanah air. Ia juga mengucapkan selamat kepada para jamaah yang telah menyelesaikan seluruh rangkaian ibadah haji dengan baik.
Dengan gaya yang hangat dan penuh keakraban, Yusmar sempat berkelakar mengenai perjalanan ibadah para jamaah yang berlangsung lintas tahun Hijriah.
"Kalau dihitung berdasarkan kalender Hijriah, bapak dan ibu berangkat pada tahun 1447 Hijriah dan pulang pada tahun 1448 Hijriah. Walaupun secara hitungan hari hanya sekitar 40 hari, tetapi perjalanan ini menjadi pengalaman spiritual yang sangat luar biasa," ujarnya yang disambut senyum para jamaah.
Yusmar juga menyampaikan salam dan ucapan selamat dari Bupati Rokan Hulu yang sebelumnya turut menyambut kedatangan jamaah saat tiba di Batam sebelum melanjutkan perjalanan ke Rokan Hulu.
Atas nama Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu, ia mengucapkan selamat datang kembali kepada seluruh jamaah yang kini telah menyandang predikat haji dan hajjah.
"Kami atas nama Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu mengucapkan selamat kembali kepada bapak-bapak dan ibu-ibu yang kini telah resmi menyandang gelar Haji dan Hajjah. Semoga menjadi haji yang mabrur dan hajjah yang mabruroh, serta membawa keberkahan bagi keluarga dan kemajuan Kabupaten Rokan Hulu yang kita cintai," tutur Yusmar.
Tidak hanya menyampaikan ucapan selamat, Pj Sekda juga menyampaikan permohonan maaf apabila selama proses pelayanan, baik saat pemberangkatan, selama pelaksanaan ibadah, maupun ketika pemulangan, masih terdapat kekurangan yang dirasakan oleh jamaah.
Menurutnya, pemerintah daerah bersama panitia penyelenggara haji akan terus melakukan evaluasi demi meningkatkan kualitas pelayanan pada musim haji berikutnya.
"Kami menyadari mungkin masih ada kekurangan dalam pelayanan yang diberikan. Untuk itu kami mohon maaf dan akan menjadikan berbagai masukan sebagai bahan evaluasi agar pelayanan haji ke depan semakin baik, nyaman, dan maksimal," katanya.
Yusmar berharap seluruh jamaah yang telah kembali ke tengah masyarakat dapat menjadi teladan dalam kehidupan sosial dan keagamaan. Ia mengajak para haji dan hajjah untuk menjaga kemabruran haji dengan meningkatkan kualitas ibadah serta aktif memberikan kontribusi positif bagi lingkungan sekitar.
Menurutnya, predikat haji bukan hanya sebuah gelar, tetapi amanah yang harus diwujudkan dalam perilaku sehari-hari, baik dalam keluarga maupun masyarakat.
"Kami berharap bapak dan ibu dapat menjadi contoh yang baik di tengah masyarakat, meningkatkan ketaatan beribadah, mempererat ukhuwah Islamiyah, serta ikut berkontribusi dalam menjaga suasana yang harmonis dan religius di Kabupaten Rokan Hulu," pesannya.
Kepulangan jamaah haji tahun 2026 ini menjadi momentum penuh makna bagi masyarakat Rokan Hulu. Selain menjadi tanda berakhirnya perjalanan spiritual di Tanah Suci, momen tersebut juga menjadi pengingat akan pentingnya rasa syukur, kebersamaan, dan semangat untuk terus menebarkan kebaikan.
Dengan wajah-wajah yang tampak bahagia dan penuh rasa syukur, para jamaah pun kembali ke keluarga masing-masing, membawa pengalaman berharga dan harapan agar nilai-nilai yang diperoleh selama menunaikan ibadah haji dapat terus terjaga sepanjang hayat.(*02/cinta)









Tulis Komentar