Grand final Bujang Dara Rokan Hulu Sukses di Gelar, ibu Bupati Hadir Beri Apresiasi
Rohul - hallobintang.com
Setelah sempat tertunda pemerintah Kabupaten Rokan Hulu melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan sukses menggelar Grand Final Pemilihan Bujang Dara Rokan Hulu 2026 yang bertempat di hall islamic center Rokan hulu pada senin (22/06/2026).
Acara ini menjadi puncak pencarian pemuda-pemudi terbaik yang akan bertugas sebagai duta promosi wisata, budaya, dan investasi di daerah yang dijuluki "Negeri Seribu Suluk" tersebut.
Malam puncak Grand Final Pemilihan Bujang Dara Kabupaten Rokan Hulu tahun 2026 yang disiarkan langsung melalui Rokan hulu TV dan berlangsung meriah, penuh pesona kebudayaan Melayu. Kompetisi tahunan yang diinisiasi oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rokan Hulu melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan ini resmi melahirkan sepasang pemenang utama yang siap mengemban tugas sebagai representasi daerah.
Acara dibuka secara resmi oleh ibu bupati rokan hulu Dr. Yeni dwi putri anton. Prosesi pembukaan ditandai dengan pemukulan gong tradisional di hadapan unsur Forkopimda, para kepala dinas, tokoh adat, serta ratusan penonton yang memadati lokasi acara.
Dalam sambutan ibu bupati Rokan Hulu Dr. Yeni Dwi Putri Anton menegaskan bahwa Bujang Dara bukan sekadar ajang unjuk bakat dan penampilan fisik semata. Para finalis terpilih dituntut memiliki kecerdasan intelektual yang luas serta pemahaman mendalam tentang kearifan lokal.
"Bujang Dara yang terpilih malam ini memikul tanggung jawab besar. Mereka harus mampu menjadi garda terdepan dalam mempromosikan destinasi wisata unggulan, memelihara kelestarian adat Melayu, serta mendorong kemajuan ekonomi kreatif di Kabupaten Rokan Hulu," ujar Dr. Yeni dalam pidato sambutannya.
Sebelum mencapai babak grand final, para peserta telah melewati rangkaian seleksi ketat. Mereka menjalani masa karantina intensif untuk mendapatkan pembekalan materi mengenai:
* Pengetahuan umum dan kepariwisataan daerah
* Kelas koreografi dan kemampuan berbicara di depan umum (public speaking)
* Etika kebudayaan Melayu dan pembentukan karakter
Dalam sambutan kepala dinas pariwisata rokan hulu H. Helfiskar, SH.MH, menjelaskan bahwa ajang pemilihan Bujang Dara Rokan hulu bukan semata-mata tentang siapa yang keluar sebagai juara. Menurutnya, seluruh finalis yang berhasil mencapai tahap grand final sejatinya sudah menjadi pemenang.
Ia menilai keberanian para peserta untuk tampil di hadapan publik dan mengikuti seluruh rangkaian seleksi merupakan pencapaian tersendiri. Para finalis dinilai telah menunjukkan keberanian untuk belajar dan mengembangkan diri dengan keluar dari zona nyaman.
"Banyak anak-anak muda yang masih berada pada posisi zona nyaman, tetapi 23 finalis dari 11 kecamatan ini berani keluar dari zona nyaman," ujar helfiskar.
Helfiskar juga menekankan bahwa predikat Bujang dan Dara tidak hanya berkaitan dengan penampilan fisik. Menurutnya, para duta daerah tersebut harus memiliki nilai edukatif, wawasan yang luas, serta kemampuan untuk menjadi teladan bagi generasi muda.
Acara ini juga di meriahkan penampilan seni budaya dan fashion show baju melayu. Pada malam puncak, ketegangan mulai memuncak saat dewan juri menyaring finalis menjadi babak 3 besar. Pada sesi krusial ini, para finalis diuji dengan pertanyaan mendalam seputar strategi pengembangan potensi pariwisata berbasis digital dan pelestarian budaya di tengah modernisasi.
Setelah melalui penilaian yang objektif dan ketat dari dewan juri, gelar Bujang Rokan Hulu 2026 dan Dara Rokan Hulu 2026 resmi dinobatkan kepada :
* Bujang Rokan hulu Faro Mahendra dari kec. Kunto darussalam
* Dara Rokan hulu Rakhma tri dinda dari kec. Rokan empat koto
finalis yang berhasil menunjukkan performa terbaik. Pasangan pemenang ini nantinya akan mewakili Kabupaten Rokan Hulu dalam ajang Pemilihan Bujang Dara di tingkat Provinsi Riau.
Acara malam Grand Final ditutup dengan sesi foto bersama dan penyerahan hadiah secara simbolis berupa piala, selempang kehormatan, serta uang pembinaan kepada pemenang.(*02/cinta)









Tulis Komentar