Korlantas Polri Apresiasi Inovasi Ditlantas Polda Riau, Pengemudi Ojol Ditetapkan Sebagai Duta Keselamatan dan Mitra Strategis Polri

PEKANBARU – Komitmen Polri dalam membangun budaya keselamatan berlalu lintas sekaligus memperkuat kemitraan dengan masyarakat kembali ditunjukkan melalui kegiatan “Ngopi Bareng Polantas Menyapa” yang digelar Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Riau bersama Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri di Wareh Kopi, Jalan Arifin Ahmad, Pekanbaru, Rabu (10/6/2026).

Kegiatan yang berlangsung dalam suasana santai namun penuh makna tersebut menjadi wadah komunikasi antara jajaran kepolisian dengan komunitas pengemudi ojek online (ojol) dari berbagai platform yang beroperasi di Kota Pekanbaru. Hadir dalam kegiatan itu Dirlantas Polda Riau Kombes Pol Jeki Rahmat Mustika, S.I.K., M.H., Plt Kasubdit Dikmas Korlantas Polri Kombes Pol Hamka Mapaita, S.H., M.H., perwakilan PT Jasa Raharja Wilayah Riau, serta puluhan pengemudi ojol yang tergabung dalam berbagai komunitas.

Dalam kesempatan tersebut, Korlantas Polri memberikan apresiasi tinggi kepada Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan beserta jajaran Ditlantas Polda Riau atas berbagai inovasi pelayanan yang dinilai memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya para pengemudi ojek online.

Plt Kasubdit Dikmas Korlantas Polri Kombes Pol Hamka Mapaita menegaskan bahwa keberadaan pengemudi ojol saat ini memiliki peran yang sangat strategis dalam mendukung tugas-tugas kepolisian, baik dalam bidang lalu lintas maupun pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat.

Menurutnya, para pengemudi ojol merupakan kelompok masyarakat yang hampir setiap hari berada di jalan raya dan berinteraksi langsung dengan berbagai lapisan masyarakat. Kondisi tersebut membuat mereka menjadi pihak yang paling cepat mengetahui berbagai peristiwa yang terjadi di lapangan.

"Kami memandang rekan-rekan pengemudi ojol sebagai mitra strategis Polri. Mereka berada di garis depan, melihat langsung kondisi lalu lintas, mengetahui berbagai situasi yang berkembang, dan dapat menjadi sumber informasi yang sangat membantu tugas kepolisian,” ujar Hamka.

Lebih jauh, ia menyebut para pengemudi ojol tidak hanya berperan sebagai penyedia jasa transportasi, tetapi juga sebagai Duta Keselamatan Berlalu Lintas, pelopor keselamatan jalan raya, sekaligus mata dan telinga Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.
Menurut Hamka, sinergi yang terbangun antara Polri dan komunitas ojol merupakan modal penting dalam menciptakan situasi lalu lintas yang aman, tertib, dan lancar di tengah meningkatnya mobilitas masyarakat.

Salah satu inovasi yang mendapat perhatian khusus dari Korlantas Polri adalah program bengkel servis gratis dan layanan khusus perpanjangan Surat Izin Mengemudi (SIM) bagi pengemudi ojek online yang digagas Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan.
Program tersebut dinilai sebagai langkah konkret yang menunjukkan kepedulian Polri terhadap para pekerja sektor transportasi online yang setiap hari mengandalkan kendaraan sebagai sumber mata pencaharian.

Melalui program bengkel servis gratis, para pengemudi ojol dapat melakukan perawatan kendaraan tanpa harus terbebani biaya tambahan. Program ini sekaligus bertujuan memastikan kendaraan yang digunakan tetap dalam kondisi prima sehingga dapat menunjang keselamatan saat berkendara.

Sementara itu, layanan khusus perpanjangan SIM dihadirkan untuk memberikan kemudahan akses pelayanan publik yang cepat, mudah, dan efisien. Dengan adanya layanan tersebut, para pengemudi tidak perlu kehilangan banyak waktu kerja untuk mengurus administrasi perpanjangan SIM.
Dirlantas Polda Riau Kombes Pol Jeki Rahmat Mustika mengatakan bahwa berbagai inovasi yang dijalankan merupakan bagian dari implementasi Polri Presisi yang berorientasi pada pelayanan masyarakat.

“Kami memandang rekan-rekan ojol bukan hanya sebagai pengguna jalan, tetapi juga sebagai sahabat lalu lintas dan mitra strategis Polri. Mereka memiliki kontribusi besar dalam menyampaikan pesan-pesan keselamatan berlalu lintas kepada masyarakat,” kata Jeki.
Ia menegaskan bahwa Ditlantas Polda Riau akan terus menghadirkan program-program yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

Menurutnya, program bengkel servis gratis dan layanan khusus perpanjangan SIM merupakan bentuk perhatian nyata dari Kapolda Riau kepada komunitas ojol yang selama ini telah banyak membantu menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang kondusif.
“Kami ingin memastikan kehadiran Polri benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Karena itu berbagai inovasi pelayanan akan terus kami hadirkan agar semakin dekat dan bermanfaat bagi masyarakat,” ujarnya.

Apresiasi terhadap program tersebut juga datang dari kalangan pengemudi ojek online. Ketua Umum Forum Koordinasi Sosial Ojol Pekanbaru Bersatu (FKSOPB), Ratna Juwita, menyampaikan rasa terima kasih kepada Polri, khususnya Polda Riau dan Ditlantas Polda Riau yang dinilainya telah menunjukkan kepedulian nyata kepada para pengemudi ojol.

Menurut Ratna, program bengkel servis gratis dan layanan khusus perpanjangan SIM menjadi dua program yang paling dirasakan manfaatnya oleh para pengemudi.

"Program ini sangat membantu kami. Kendaraan adalah alat utama untuk bekerja. Dengan adanya servis gratis dan kemudahan perpanjangan SIM, tentu sangat meringankan beban para pengemudi,” katanya.
Ratna berharap hubungan baik yang telah terjalin antara Polri dan komunitas ojol dapat terus dipertahankan dan ditingkatkan di masa mendatang.

Selain menjadi ajang silaturahmi, kegiatan “Ngopi Bareng Polantas Menyapa” juga diisi dengan diskusi interaktif antara jajaran Korlantas Polri, Ditlantas Polda Riau, PT Jasa Raharja, dan para pengemudi ojol.
Dalam sesi tersebut, para peserta diberikan kesempatan menyampaikan berbagai aspirasi, masukan, serta kendala yang mereka hadapi di lapangan, mulai dari persoalan keselamatan berkendara hingga pelayanan publik.

Diskusi berlangsung hangat dan konstruktif, mencerminkan komitmen bersama untuk membangun budaya tertib berlalu lintas serta memperkuat kolaborasi dalam menjaga keamanan masyarakat.
Sebagai bentuk kepedulian terhadap keselamatan berkendara, Korlantas Polri dan Ditlantas Polda Riau juga menyerahkan helm berstandar SNI kepada perwakilan komunitas ojol dari Grab, Gojek, Maxim, dan Shopee.

Tidak hanya itu, sebagai bagian dari implementasi program Green Policing, para peserta juga menerima bibit pohon untuk ditanam dan dirawat sebagai bentuk kontribusi terhadap pelestarian lingkungan.
Penyerahan helm dan bibit pohon tersebut menjadi simbol sinergi antara Polri dan masyarakat dalam membangun budaya keselamatan berlalu lintas sekaligus meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan hidup.

Melalui kegiatan ini, Polri menunjukkan bahwa membangun keamanan dan keselamatan lalu lintas tidak dapat dilakukan sendiri, melainkan membutuhkan kolaborasi seluruh elemen masyarakat. Kehadiran komunitas ojek online sebagai mitra strategis diharapkan mampu memperkuat upaya mewujudkan Kamseltibcarlantas yang aman, tertib, dan berkelanjutan di Provinsi Riau.

Kegiatan yang berlangsung penuh keakraban itu ditutup dengan sesi foto bersama antara jajaran Korlantas Polri, Ditlantas Polda Riau, PT Jasa Raharja, dan komunitas pengemudi ojek online sebagai simbol kuatnya kemitraan dalam mewujudkan pelayanan Polri yang semakin humanis, responsif, dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.(Leli/01)